twitter

Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Apa bedanya Negara kita "Indonesia" dengan Negara "Iran" ??
Kalau dilihat dari bendara nya pasti berbeda. Bendera Iran memiliki warna = Hijau + Putih + Merah + Lambang Islam (Allah) dengan penduduk mayoritas Islam, Sedangkan Bendera Indonesia memiliki warna = Merah + Putih, dengan penduduk mayoritas Islam juga.

Like This :







Tapi ada hal yang membedakan sistem pemerintahan dari kedua negara ini. Apakah itu ??

Kalau Negara Iran Pemerintahnya lebih mementingkan dan mengutamakan teknologi pertahanan dengan membuat rudal dan berbagai macam peralatan militer super canggih dan tidak kalah hebat dengan negara Amerika. Saat ini Negara Iran baru menciptakan lagi hasil karya negara Iran berupa Rudal bawah tanah tercepat dan tidak dapat terdeteksi oleh radar ataupun musuh. Alat ini digunakan untuk mempertahankan negara tersebut. Wow.., menakjubkan bukan?!! 
Lalu, bagaimana dengan negara kita Indonesia???!!
Apakah lebih kreatif dan hebat dari negara Iran ?? Coba Perhatikan sejenak!!

Indonesia sudah terkenal dengan sumber daya alam yang melimpah. Tapi sayang, SDM nya tidak mampu mengolahnya dengan maksimal ataupun baik. Oleh karena itu, Indonesia hanya bisa mengekspor bahan mentahnya saja ke negara lain. setelah negara lain menciptakan produk dari bahan mentah yang diekspor oleh Indonesia, maka Orang Indonesia hanya bisa berperan sebagai konsumen saja atas hasilnya. Maka dari itu, yang menjadi pertanyaan adalah Sampai kapan Indonesia membanggakan SDA nya kalau bisanya hanya sebagai konsumen saja tanpa adanya tindakan produksi. ??!!"

Bagaimana dengan pemerintahannya ?? Kalau dibandingkan dengan negara Iran, Indonesia dibilang cukup baik. Kalau ditanya negara mana yang hebat dan mana yang paling baik, Saya belum tahu banget tuch. Tapi yang jelas Indonesia sampai saat ini belum menunjukkan kelebihannya. Mungkinkah dilihat keunggulan dan kehebatan itu dari TKI terbanyak yang ada di luar negeri ? atau, Pernah menciptakan pesawat dengan Julukan Gatot Koco nya ? Atau dengan Pemerintah nya yang paling banyak korupsi atau menjadi koruptor ?
Ada pendapat yang lain ? Hehhh, Begitu hebatnya Pemerintah Indonesia saat ini yang kalau ditanya Pancasila banyak yang tidak tahu dan tidak mengerti arti dari pancasila. Untuk menghapal saja tidak bisa? Kalau maling uang rakyat baru bisa. Tapi tidak semuanya lOo, yang merasa dan sadar saja. "Piece"
Tapi, meskipun saya menyindir negara Sendiri, bukan berarti saya membenci negara Indonesia ku ini. Tujuan saya adalah memberikan kesadaran dan gambaran atas seberapa besar dan Unggulkah negara Indonesia dengan Negara lain. Semoga saja, pemerintah ku ini mendengarkan keluhan rakyatnya. Bukan semakin menindas rakyatnya.  




Apa sebenarnya money politik itu ?? Jika istilah ini kita artikan satu demi satu maka, Money artinya Uang, sedangkan Politik adalah sebuah system untuk mencari kekuasaan.

Dari kedua pengertian itu, pastinya diantara kalian tahu dan memiliki argumen atau pengertian yang berbeda tapi makna nya sama.
Money Politik adalah permainan politik yang sering digunakan calon wakil rakyat atau pejabat tinggi yang bertujuan ingin menarik simpati rakyat yang nantinya dapat membawa keuntungan dan menjadikan para politisi ini bisa terpilih menjadi wakil rakyat bukan lagi rakyat. Hampir semua para politisi dinegara RI, masih menggunakan cara seperti ini. Sebab mereka meyakini bahwa banyak dari senior2 politisi yang berhasil dan terbukti terpilih menjadi wakil rakyat. Oleh karena itu, Sulit rasanya jika budaya Money Politik ini dinon-aktifkan atau skak mat, jika budaya ini sendiri terlalu diyakini secara berlebihan alias operdosis.
Pemilu di Indonesia, adalah sebagai alat untuk memilih wakil rakyat secara demokrasi. Jika dilihat dari fungsi pemilu itu sendiri sudah baik. Akan tetapi, bagi pandangan para politisi yang di nyatakan sebagai calon wakil rakyat itu beranggapan bahwa Pemilu sebagai ajang mencari kekuasaan dan tidak akan berhasil tanpa adanya Money Politik. Bagi Mereka Pemilu itu hasil akhir dari proses Money Politik itu sendiri. Suara Bisa di beli dengan uang, barang, dan lain-lain asalkan itu bisa menarik simpati/suara rakyat, it’s no problemo.
Ada sebuah slogan yang seharusnya diletakkan atau ditempel dipakaian para calon wakil rakyat saat melakukan pemilu “Hei RAKYAT, PILIHLAH KAMI YANG PALING BANYAK MEMBERI”... slogan ini bertujuan mengingatkan rakyat agar memilih wakil rakyat yang paling banyak memberi mereka uang.

Jika dilihat dari Slogan tersebut, masih banyak rakyat yang tergiur memilih wakil rakyat karena sogokan uang. Semakin banyak rakyat menerima uang, semakin banyak juga suara yang mereka sumbangkan. Kejadian seperti ini,  Kebanyakan terjadi di daerah plosok desa dan orang yang masih ke-kurangan informasi.

Ada yang Menang pasti ada yang Kalah. Begitupun dalam pemilu. Banyak calon wakil rakyat yang kalah tapi hanya satu pasang wakil rakyat yang menang.
Pada umumnya, orang yang kalah pasti kecewa,  apalagi dalam pemilu yang mengorbankan harta benda. Anehnya, kekecewaan mereka terhadap kekalahan berujung kepada kemunafikan. Mengapa saya katakan munafik?? Disaat mereka kalah tapi tidak menerima kekalahan. Karena tidak terima atau kalah suara, si A(yang menang) dan si B (yang kalah) mengajukan surat ketidakpuasan Si B terhadap si A kepada MK(Mahkamah Konstitusi) dengan tuduhan yang sering kita dengar adalah bahwa Si A(yang menang) telah melakukan Money Politik atas kemenangannya. Dengan ngotot si B (yang kalah) mencari kesalahn yang si A(yang menang).

Disini dapat kita tarik kesimpulan bahwa si B (yang kalah) merasa pasangan dialah yang paling terbebas dari Money Politik, padahal kenyataanya sama2 menggunakan money politik dan menuduh si A(yang menang)lah yang melakukan money politik tersebut. Hal seperti inilah yang sering saya katakan Politik Mengumbar Kemunafikan, yang bisa menimbulkan permusuhan antarmanusia.

Bagi generasi penerus bangsa atau calon2 wakil rakyat nantinya. Tanamkanlah sikap profesionalisme dan gunakanlah etika dalam berpolitik yang baik. Dengan begitu, insyaallah kalian bisa dan sanggup menjadi andalan bagi bangsa ini (Republik Indonesia).